Aku Sedih.
Dingin.
Hujan di
bulan November itu mewakili hatiku yang tercabik.
Pikiranku
tak terarah, mataku berair.
Sakit sekali
rasanya.
Ku lakukan dari
A-Z.
Namun yang
terlihat hanya bagian A, bahkan itu pun sepertinya tidak berharga.
Aku tidak
ingin kamu tahu rasanya.
Tak apa,
besok pun aku sudah baik-baik saja.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar